kalibrasi anak timbanganSetelah dalam postingan sebelumnya kami membahas tentang cara perawatan anak timbangan, kali ini kami akan berusaha membahas tentang cara kalibrasi anak timbangan.

Seperti kita ketahui bersama, satuan massa merupakan kilogram (kg) dimana 1 kg tersebut didefinisikan sebagai massa kilogram prototipe internasional yang saat ini disimpan di BIPM sevres prancis. Jadi setiap massa entah itu lebih besar atau lebih kecil dari 1 kg adalah dibandingkan secara tidak langsung dari prototipe ini.

Anak timbangan pada 10 – 20 tahun yang lalu biasa digunakan sebagai bagian dari proses penimbangan. Mungkin temen2 masih ingat waktu kakek nenek kita belanja beras atau telur dipasar…?

Lain dulu lain sekarang, saat ini anak timbangan hanya digunakan untuk kalibrasi timbangan serta proses adjusment pada saat tera timbangan.

OIML mengklasifikasikan anak timbangan ke dalam kelas kelasnya sesuai dengan limit error / batas keasalahan dari anak timbangan itu sendiri. Kelas tersebut terbagi menjadi yang paling tinggi ke yang paling rendah berturut turut E1, E2, F2, F2, M1, M2 dan M3.

Persyaratan2 dari anak timbangan tersebutpun diatur untuk menjamin tingkat kestabilan misalnya dari material, densitas, bentuk, kealitas permukaan, serta kekuatan mekanis.

Prinsip kerja dari kalibrasi anak timbangan adalah membandingkan secara langsung massa konvensional anak timbangan yang dikalibrasi dengan anak timbangan standar dengan menggunakan komparator berupa timbangan itu sendiri.

Hal hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan kalibrasi anak timbangan tentunya adalah dengan mengkondisikan kondisi lingkungan tentunya dijaga agar tidak terlalu fluktuatif di suhu 20 derajat celcius dengan kelembapan relatif berkisar antara 45 – 55 % RH.

Selain faktor lingkungan tersebut juga perlu diperhatikan dalam memegang anak timbangan sangat disarankan untuk tidak menggunakan tangan langsung, tetapi dengan menggunakan sarung tangan ataupun pinset. Sedangkan hal yang perlu diperhatikan dari timbangan yang berfungsi sebagai komparator tentunya adalah sesuai dengan kaidah Good Weighing Practice (GWP) misalnya buble split yang berada ditengah, jauh dari sumber getar dll.

Berikut ini adalah cara kalibrasi anak timbangan :

1. Letakkan anak timbangan standar ke dalam komparator yang sudah di nol kan, kemudian ambil anak timbangan standar tersebut.

Dari tahap ini kita bisa mendapatkan data yaitu massa anak timbangan standar yang bisa kita sebut sebagai STANDAR1.

2. Letakkan anak timbangan yang akan dikalibrasi ke dalam komparator, kemudian ambil anak timbangan tersebut, dan letakkan kembali anak timbangan tersebut ke dalam komparator.

Dari tahap kedua ini jelas kita mendapatkan 2 data yang bisa kita sebut sebagai TEST1 dan TEST2.

3. Letakkan kembali anak timbangan standarĀ  ke dalam komparator.

Dari tahap ini kita mendapatkan data sebagai STANDAR2.

Ulangi tahap 1 – 3 tersebut sebanyak 3 kali.

Sebagai catatan : Dalam melakukan penimbangan harus dilakukan di tengah-tengah dari posisi pan.

Agar postingan ini tidak terlalu panjang maka untuk data perhitungan cara kalibrasi anak timbangan akan kami bahas dalam postingan berikutnya.

Jika teman-teman ingin menggunakan jasa kalibrasi anak timbangan kelas E2, F1, F2, M1, M2, atau M3 bisa langsung klik disini.

Incoming search terms:

  • tera timbangan
  • Cara tera timbangan
  • kelas anak timbangan
  • kalibrasi anak timbangan
  • anak timbangan m2
  • perhitungan kalibrasi timbangan
  • cara verifikasi timbangan
  • kalibrasi massa
  • jasa tera timbangan
  • kalibrasi timbangan badan